CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »
Showing posts with label Sains. Show all posts
Showing posts with label Sains. Show all posts

Sunday, January 22, 2012

Do Dolphins Speak Whale in Their Sleep?


Péos, Mininos, Cécil, Teha, and Amtan are performing dolphins at the Planète Sauvage dolphinarium in Port-Saint-Père, France. Every day, as music and sounds of the sea play in the background, they show off their swimming, jumping, and ball-catching skills for an adoring audience and squawk and whistle just like dolphins should. But at night, they make strange noises that researchers believe are imitations of humpback whale songs included in the performance soundtrack. If so, the identification of this unexpected repertoire would mark the first time that dolphins have been heard to rehearse new sounds hours after hearing them rather than right away, providing insights into how they store and process memories.
Researchers discovered the dolphins’ midnight melodies by accident. Ethologist Martine Hausberger of the University of Rennes 1 in France and her colleagues had hung underwater microphones in the tank because little is known about what dolphins sound like at night. One night, they suddenly heard 25 new sounds (see below) that the dolphins had never made before, although they weren’t sure which of the five animals was talking. Because dolphins are known for mimicry, the researchers examined their complex daytime environment to determine where the noises might be coming from. They finally zeroed in on the new soundtrack that Planète Sauvage was playing during performances, which included music, sea gulls’ calls, the dolphins’ own whistles, and humpback whale calls…
(read more: Science NOW)

A Revealing Look at the Helix Nebula


New infrared image of the Helix Nebula in the constellation Aquarius is shedding light on the enigmatic object’s structure. Captured by the 4.1-meter VISTA telescope in northern Chile, the image, released online today by the European Southern Observatory, reveals solar-system-sized clumps and strands of hydrogen gas. These features, dubbed cometary knots because they typically point directly away from the star at the center of the nebula, can’t be easily seen in visible light (inset).
The main ring of the Helix Nebula is about 2 light-years across, about half the distance from our sun to the nearest star. The faint red halo that can be seen across much of the infrared image spans several light-years, the researchers estimate. Material in the nebula, which lies about 700 light-years from Earth, was shed from a sun-type star (blue dot denoted with arrow) during the final stages of its life. Eventually that star, which now shines fiercely in ultraviolet wavelengths, will evolve to become a white dwarf, a dense star about as massive as our sun yet only slightly larger than Earth.
(via: Science NOW)

Sunday, January 15, 2012

13 Fakta Seputar Penguin

Penguin memang digemari oleh setiap orang di dunia ini. Warnanya yang hitam dan putih seolah memakai setelan tuxedo, berikut cara jalannya yang unik, siapa yang tidak jatuh cinta?



Ada 13 fakta seputar penguin yang perlu diketahui karena keunikannya.
1. Ada 18 spesies penguin di dunia. Sementara beberapa spesies berkembang, 13 dari mereka populasinya semakin menurun. Apalagi ancaman pemanasan global yang mencairkan es di kutub semakin memperparah keadaan penguin-penguin di kutub.

2. Penguin hanya ditemukan di belahan bumi selatan. Sementara kebanyakan orang hanya mengasosiasikan dengan penguin Antartika, sesungguhnya populasinya dapat ditemukan juga di Amerika Selatan, Afrika Selatan, Australia dan Selandia Baru.

3. Spesies penguin Utara adalah penguin Galapagos, yang hidup sepanjang tahun di dekat khatulistiwa.

4. Penguin kehilangan kemampuan untuk terbang jutaan tahun lalu, tapi sirip seperti sayap yang kuat dan tubuh ramping membuat mereka sangat hebat berenang, bahkan mereka adalah spesies burung yang dinobatkan sebagai perenang tercepat penyelam terdalam.

5. Saat berenang, penguin akan melompat di atas permukaan air. Mantel bulu mereka memiliki gelembung kecil yang mengurangi gesekan, dan memungkinkan mereka untuk berenang secepat 20 mil per jam (32 kpj).

6. Penguin termasuk burung atau hewan karnivora. Makanan mereka berbagai hewan laut yang berbeda, termasuk ikan, cumi, udang, dan hewan kecil lainnya.

7. Mata penguin bekerja lebih baik di bawah air daripada yang mereka lakukan di daratan. Bahkan air sekeruh apa pun, mereka masih bisa melihat mangsanya.


8. Penguin Kaisar (Emperor) adalah yang terbesar dari spesies penguin dan beratnya bisa sampai 90 pon (45 Kg). Penguin peri adalah yang terkecil dan beratnya hanya 2 kilogram.

9. Penguin mata kuning diyakini sebagai spesies penguin paling langka, populasinya tinggal sekitar 5.000 burung. Mereka hanya dapat ditemukan di sepanjang pantai tenggara Selandia Baru dan pulau-pulau terdekat.

10. Penguin adalah burung sosial yang membentuk koloni, dan biasanya memakai sistem penomoran pada setiap keturunannya. Jadi mereka pun punya sistem sensus yang hanya dimengerti oleh mereka saja. 

11. Penguin Kaisar dan penguin Raja tidak membuat sarang. Bila mereka bertelur akan dierami dengan cara mendekapnya di kaki dan bisa tetap hangat karena ada kulit di bagian bawah badannya yang disebut 'brood pouch'. 

12. Penguin Kaisar jantan akan mengerami telur mereka selama dua bulan di musim dingin tanpa makan sementara betinanya berada di laut. Selama waktu itu, mereka hidup dari cadangan lemak dan mungkin kehilangan setengah berat badan mereka. Ketika betinanya kembali segera setelah si anak menetas, kini giliran penguin jantan pergi mencari makan. 

13. Tergantung pada spesies, seekor penguin liar dapat hidup 15-20 tahun. Selama hidup, penguin menghabiskan 75 persen waktu usianya di laut.